SEPENGGAL OBROLAN: RASA TAKUT, MIMPI DAN MASA DEPAN

Sebenarnya saya bingung mau milih judul yang seperti apa. Masalahnya, saya tidak pernah membuat tulisan yang berisi hal-hal psikis dan motivasi tapi apa salahnya mencoba. Toh, judul diatas sedikit mewakili apa yang ingin saya tulis.
Suatu hari dibulan juli, belum lama sebelum saya menulis blog ini. Saya meakukan kontak dengan seorang teman via YM. Seorang yang menurut saya sangat jenius dan ampuh. Dia sedang menempuh pendidikan strata 1 di sebuah universitas negeri terkemuka di Semarang. Tiba-tiba obrolan tentang masa depan terjadi. Tentang sebuah ekspektasi dan tentunya yang berbau ilmiah. Ini sedikit obrolan kami(tentunya sudah diedit2 dan dipotong2).(S=saya, T=teman)

S:pkmmu lolos ke pimnas kh?
T:nggak yandi, km berangkat?gimana nilainya?
S:nggak. cm sempet dibiayai dikti doank. nilanya belum keluar.keluar secara onlen
T:oh gt. mw ngirim lg mad? ak kok malah jd ga berminat baut nie mad
S:knp el?
T: ga tw ak yan.lg males bgt. khan ak taun ini jd sekdep riset forum studi teknik undip.dan kemarin sempet ngadain platihan pkm 7 minggu.apakah jenuhnya gara2 ikt pltihan itu?ak msh interest buat melakukan penelitian tp ga buat ikut pkm.g tw knp.slh y?

Setelah itu saya crita, knp bikin pkm itu menyenangkan. Saya pun cap cus bla bla bla dengan pede dan panjang lebarnya. Lalu temen saya menjawab gini.

T:tp trkadang ak takut.klo sebnrnya ak g bnr2 minat disini. gmn klo smw ini cm kamuflase dipikiranku sndiri
S:knp bs berpikir itu hanya kamuflase?

Temen saya pun menjelaskan kenapa ada pikiran seperti itu. Dengan panjang lebar dia cap cus jg sampe ada obrolan 3 idiots jg.
Dari obrolan itu, saya hanya bisa menyimpulkan bahwa teman saya hanya takut akan masa depannya(dimn2 org hbs ntn 3 idiots hrsny termotivasi tp dy mlh takut. tak paham lah).
Mengenai rasa takut, menurut saya itu normal bagi seorang manusia dan itu sangat manusiawi. Dan, setiap manusia punya cara sendiri mengatasinya secara ketakutan mereka jg berbeda-beda.
Tapi, bukannya rasa takut itu hanya bayang-banyang dari pikiran kita yang berlebihan. Pernah baca sebuah buku yang disalah satu paraghrap si penulis menuliskan ‘kita banyak menemukan bahwa kesenangan dan kesulitan hidup lebih banyak dikondisikan oleh pikiran-pikiran kita daripada kenyataan objektif hidup kita. Kadangkala bukan masalah yang membuat kita menjdai berat tetapi sikap kita dalam menghadapi maslah tersebut‘(kurang labih sepeti itu. saya tdk begitu ingat). Jadi ingat blog teman yaitu Meliajani tentang rasa takut. Intinya, rasa takut itu lahir dari pikiran negatif kita. Padahal, sering kali pada kyataannya rasa takut itu tidak menakutkan seperti apa yang kita bayangkan ktika kita sudah berhasil melewatinya. Malah, seringnya tidak terjadi.
Jadi, hadapi rasa takumu kawan. Eliminasi lah pikiran negatifmu. Sayapun masih berusaha.hhe
Setelah itu, kami malah ngobrol ttg mimpi-mimpi masa depan. Tak apalah, buat saya pribadi buat motivasi setelah lelah dengan kesibukan kampus.
NB: buat temen saya yang lagi di tekim undip, keliatnny kamu harus lebih sering nonton 3 idiots. ambil yang bgs2ny.hhe

Blog at WordPress.com.