SETELAH 3 KALI ‘BOLOS’,AKHIRNYA SAYA IKUT

Mulai kembali aktif membuka situs bengawan dan membaca blo para blogger-blogger solo. Mungkin karena sekarang ini bulan Agustus, banyak sekali blog yang membahas tentang 17an. Mulai dari yang meragukan kecintaan bangsa kepada negaranya sampai mengulas kurang tegasnya pemerintah mengenai kasus-kasus yang sering terjadi. Kebanyakan didominasi oleh keluhan-keluhan dan rasa kecewa tapi yang membuat saya salut, setiap paragrap terakhir, si blogger selalu mengaku bahwa mereka masih bangga dengan Indonesia.
17 Agustus pagi hari……..

Saya melakukan kebiasaan yang tak biasa setelah 3 tahun. Upacara 17an.
Saya tidak mengerti kenapa pihak fakultas punya usul seperti ini. Para mahasiswa yang menerima beasiswa wajib mengikuti upacara 17an. Dan, saya adalah salah satunya tetapi tak apalah pikir saya, toh hanya setahun sekali.
Nah, kebetulan pak rektor yang menjadi pimpinan upacara juga menyampaikan hal-hal yang hampir sama dengan apa yang disampaikan oleh blogger-blogger bangawan. Keluhan. Kali ini tentang terlalu seringnya para pemimpin kita mengumbar janji tanpa ada realisasi. Ironis. Sekaligus menyedihkan. talk less do more lah. Itu inti pembicaraan pak rektor.

Di akhir pembicaraannya, pak rektor minta pamit dan memohon maaf. Kebetulan, periode ini adalah periode terakhir beliau memimpin sebagai rektor.

NB:semoga 17an kali ini menjadi titik balik untuk Indonesia. Apalagi, sekarang bulan ramadhan, bulan dimana Indonesia menyatakan kemerdekaannya pada 1945.

Advertisements

SOLO MENDADAK ADEM

Suatu kejadian yang tidak biasa memang, Solo yang dikenal panas, pagi itu terasa adem. Banyak embun di pagi hari. Saya pun langsung tertarik untuk mendokumentasikannya dalam bentuk foto. Kalau melihat foto ini, saya sungguh sangat ingin ke Bandung, tempat yang ingin saya kunjungi sekali. Sungguh ingin tetapi saya urungkan niat itu.


Semoga saya bisa melihatnya lagi.

Create a free website or blog at WordPress.com.