YOUNG THE GIANT-ISLANDS

Five days
Underwater
Near your island
Off the coast
I know
Five ways
You were my lover
Incantations
Of the tide
In rhyme

Oh, out in the glow I’ll find you waiting
Oh, has it been so long now, I
Oh, I thought you knew that I’d be coming
The way you move, a foreign groove, at night

I could never
I could never hold you

Watch it rise and where you hide your pearls
Feel the tide low where you cast those stones you wear
When no one’s home, do they feel cold on your bones
All the years I’ve missed your warmth,
Have you missed my warmth?
On your island

Advertisements

Saya tidak begitu mengikuti gelagat dunia hiburan Korea sebenarnya. Cuma, sekali-sekali saya nonton film produksi orang Korea sih. Salah satunya flm Introduction of Architecture yang sebanarnya tidak begitu banyak hubungannya dengan arsitek.

Yang menarik dari film ini adalah soundtrack-nya. 90an sekali. Yang saya share diatas adalah lagu closing-nya. Coba dengarkan dan nikmati. Hhe

SOE HOK GIE:PUISI

Saya tidak begitu mengenal sosok Gie. Saya-jujur- tidak begitu suka dengan pemikiran-pemikirannya yang menurut saya agak-agak mengarah ke sekuler. Dan saya juga lupa apakah saya pernah menulis tentangnya sebelumnya. Tapi itu, menurut saya, tidak penting. Saya sangat suka pada puisi-puisi Soe Hok Gie walaupun yang saya tahu cuma 2 buah puisi darinya. Itupun setelah menonton filmnya. Dan puisi yang paling saya suka adalah Romantisme (kalau tidak salah).

Saya tidak mengerti begitu mengerti sastra. Apalagi puisi. Karena Soe Hok Gie hidup sampai tahun 60an jadi saya beranggap tulisan-tulisan gie sangat ‘sastra klasik’. Walaupun saya suka novel-novel klasik bukan berarti saya paham apa itu sastra klasik. cuma pernah dengar ketika diajar Bu Dini, guru Bahasa Indonesia saya dulu dari SMP sampai SMA. Hmmm, puisi ini terdengar pas sekali ketika dibacakan Nicolas Saputra di film Gie.

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekkah
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Wiraza.
Tapi aku ingin habiskan waktuku disisimu sayangku
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu
Atau tentang bunga-bunga yang manis dilembah mandalawangi
Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom didanau
Ada bayi-bayi yang mati lapar dibiavra
Tapi aku ingin mati disisimu manisku.
Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya
Tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tahu
Mari sini sayangku kalian yang pernah mesra,
Yang pernah baik dan simpati kepadaku
Tegaklah kelangit luas atau awan yang mendung
Kita tak pernah menanamkan apa-apa
Kita tak akan pernah kehilangan apa-apa
Nasib terbaik ialah tidak pernah dilahirkan
Yang kedua dilahirkan tapi mati muda
Dan yang tersial adalah berumur tua
Berbahagialah mereka yang mati muda
Makhluk kecil kembalilah dari tiada ketiada
Berbahagialah dalam ketiadaaanmu

By Soe Hok Gie

Blog at WordPress.com.