A MORNING

THE ROAD

 

THE FARM IN THE MORNING

KEEP MOVING!!!

THE ROAD SIDE

THE FARMER

PTPN

edited by instagram

taken in Saguling, Cimahi, West Java

Advertisements

KERJA PRKATEK

Singkat cerita sekarang saya ada di Rjamandala. Kurang tahu ini kecamatan atau bukan, pokonya disini daerah cimahi pinggiran. Sekitar 1 jam dari Bandung tapi tergantung macet apa tidak sih.

Kenapa saya ada disini?? Hmmm. Sebenarnya ini pertanyaan yang jawabannya akan kompleks. Sebabnya, saya kesini niatnya cuma ingin kerja praktek tapi ada niat terselubung. Entah terlaksana atau tidak niat terselubung tadi, hanya saya, takdir dan Tuhan yang bisa mengatur. Malah jadi ngelantur.

Oke. Saya cuma ingin cerita setelah satu  inggu disini. Secara keseluruhan kerja praktek disini cukup menyenangkan. Alasannya, karena tidak terlalu rame dan orang sunda ternyata baik-baik. Pegawai disini mudah sekali bergaul. Dari jajaran satpam sampai petinggi-petingginya. Saya yang orang asing malah disapa bukannya menyapa. Saya sendiri merasa sudah membuat kemajuan dengan sedikit demi sedikit mengenal para satpam.

Hubungan antara pegawai-bos seperti tidak ada sekat. Aneh sekali tapi saya merasa beruntung sih. Hampir tidak ada gap-gapan antara atasan dan bawahan. Suasana kerja juga santai. Ditambah makan gratis dan lauknya tiap hari enak terus. Tidak jauh-jauh dari ayam, ikan ditambah di kasih buah. Perbaikan gizi maksimal.

Yanga agak miris cuma disini pegawainya kaum adam semua. Sampai-sampai toilet pun hanya ada toilet laki-laki. Maklum kerja lapangan. Urusan mesin-listrik kan jarang ditukangi oleh perempuan.

Suasana lingkungan ‘agak’ mendukung. Kekurangannya karena hp tidak bisa nangkep sinyal 3G atau HSDPA. Cari makan susah cari yang murah. Aneh, disini kenapa bubur ayam bukanya malam. Ketolong sama lokasi Indomaret dan Alfamart yang berdekatan.

Setidaknya, saya merasa sudah ada dibagian lain di Indonesia. Walau tetap di pulau Jawa. Jadi memang ada perbadaan orang sunda dan orang jawa. Bersyukur karena bisa mengenal lingkungan dan suku lain.

 

 

SEBUAH PERUBAHAN

“hal yang tidak pernah adalah perubahan itu sendiri”

-diambil dari iklan sebuah berita

Saya kira, perubahan itu bagi setiap orang, akan tetap setia menjadi sebuah kontroversi. Karena banyak yang menyukainya tapi tak kalah banyak juga yang mencacinya habis-habisan. Tentu saja, kita memuja perubahan karena kita merasa diuntungkan dan mencaci perubahan karena dirugikan. Saya sendiri termasuk orang yang melakukan keduanya. Mungkin antara karena masih labil atau tak punya pendirian.

Selama satu setengah tahun terasa betul banyak perubahan yang terjadi saya karena mendapat hal-hal diluar dugaan. Antara lain menjadi sangat sibuk di sekre Himpunan, akhirnya bisa menjejakkan kaki di Bromo walaupun hanya  kebagian sunrisenya saja dan sebentar lagi insya Allah ke Cimahi. Tentu saja ketiga hal tadi bukan murni untuk senang-senang.

Alangkah indahnya sebuah perubahan jika datang tanpa terencana. Diakui atau tidak, hal semacam ini membuat manusia tertantang walaupun kita seorang pengecut sekalipun. Bagusnya, dari ketiga hal tadi tidak ada satupun yang menjadi resolusi awal tahun. Lagipula saya bukan tipe orang yang suka menulis target atau semacamnya.

Barangkali, nanti setelah di Cimahi akan ada banyak kejutan lagi yang menanti saya tanpa diduga. Yang pasti, rencana saya yang ingin saya wujudkan ingin cepat lulus. Doakan saja. 😀

DREAM….LUCID DREAM

Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep).

Kejadian dalam mimpi biasanya mustahil terjadi dalam dunia nyata, dan di luar kuasa pemimpi. Pengecualiannya adalah dalam mimpi yang disebut lucid dreaming. Dalam mimpi demikian, pemimpi menyadari bahwa dia sedang bermimpi saat mimpi tersebut masih berlangsung, dan kadang-kadang mampu mengubah lingkungan dalam mimpinya serta mengendalikan beberapa aspek dalam mimpi tersebut.

Pengertian tadi saya dapat dari wikipedia.

Tiga malam terakhir ini rasanya mimpi saya aneh. Saya tahu pada dasarnya mimpi itu memang aneh tapi kali ini lain. Lebih aneh, absurd dan entah kebetulan atau apa saya selalu memimpikan hal yang sama.  Sampai-sampai saya membuat sebuah catatan kecil tentang mimpi saya. Teman saya bilang kalau mimpi itu dasarnya adalah keinginan yang belum tersampaikan di kehidupan nyata. Tapi saya menolak untuk percaya dulu.

Mimpi malam pertama: Entah dalam setting apa saya bertemu ‘orang itu’. Saya agak-agak lupa tentang mimpi pertama ini karena saya belum begitu merasa aneh. Yang saya ingat, ‘orang itu’ meminta nomer HP. Katanya agar bisa menghubungi saya via aplikasi LINE.

Mimpi malam kedua: Saya tidak bermimpi ‘orang itu’. Saya bermimpi tentang teman dekat saya. Setting suatu tempat dekat warung fotocopy-an yang sering saya datangi. Waktu itu dia bersama ayahnya. Seingat saya dia sedang sibuk membangun sebuah warung bersama ayahnya.

Mimpi malam ketiga: Lagi-lagi saya bermimpi tentang ‘orang itu’. Setting disebuah pantai. Jangan berpikir yang tidak-tidak dulu karena ini sebuah pantai dimana ada sebuah pembangkit listrik disitu. Jadi tidak romantis sama sekali. Seingat saya saya punya peran sebagai ahli energi yang sedang bermain atau diundang ditempat itu. Saya bertemu dengan teman SD saya dulu dan ‘orang itu’. Entah apa hubungan ‘orang itu’ dengan teman saya. Saya dan ‘orang itu’ tetap saling diam tapi saling pandang dan melempar senyum.

Tiga malam, dua kali memimpikan sosok yang sama. Saya dengan segera cerita dengan 2 teman dekat saya. Obrolan kami sampai pada lucid dream yang pada awalnya saya tak tahu apa. Saya cari tahu tentang lucid dream di google. Dan agak kaget juga tenyata ada juga mimpi yang dapat dikendalikan.

Karena lucid dream tadi saya jadi ingin menuliskan mimpi yang saya alami.  Katanya, jika kita membuat sebuah journal mimpi maka lucid dream akan cepat terjadi. Hmmm. Saya jadi terobsesi dengan mimpi. Satu pesan teman saya ‘sebagus-bagusnya mimpi, dunia tetap akan lebih menarik’. Mungkin dia sudah pernah melakukan lucid dream barangkali.

Blog at WordPress.com.