Yang Tak Terungkapkan

1. Hampir 2 semester saya tidak pulang ke semarang. Mungkin ini alasan pikiran saya ini sering memikirkan teman-teman di semarang. Yang paling sering, saya selalu kepikiran untuk main futsal bersama. Kalau bisa sih main bola saja. Karena dari pengalaman saya main futsal bolak balik, main futsal itu lebih melelahkan daripada main bola. Entah kenapa.

2. Saya akhir ini sering memikirkan masa depan terutama tentang konsep rumah untuk masa depan. Setelah dipikirkan matang-matang, saya ingin punya rumah yang punya halaman lebih besar daripada rumah itu sendiri. Jadi bisa dipakai buat nyantai-nyantai setelah pulnag kerja atau ditanam apa sajalah yang penting setelah kerja ada yang disirami. Sekalian mangajari anak-anak saya kelak untuk mencintsai tumbuhan dan alam.

3. Tiba-tiba ada teman yang ngajak sambil guyon untuk ikut menjadi aktivis green peace. Alasannya absurb, supaya bisa dapat kenalan cewek banyak. Saya taksir, tak kurang setahun pasti teman saya itu bakal non aktif. Saya bukan master aktivis sih dikampus, saya hanya pembina di organisasi jurusan yang menurut saya sudah bisa membuat saya kerepotan. Apalagi jadi aktivis green peace. Alam sekarang lagi nagmuk-ngamukanya jadi kerjaan aktivis green peace sekarang pasti banyak. Ditambah kampanye pelestarian lingkungan dan lain-lain.

4. Seperti saya posting sebelumnya, saya lagi ragu-ragunya kuliah. Saya tidak begitu yakin tentang apa yang saya dapat didunia orang terdidik seperti ini. Sampai sekarang saya belum menemukan alasan kenapa manusia harus sekolah.

5. Saya lagi girang-girangnya karena Liverpool fc rekor bermainya sudah bagus. Tak seperti di pegang Roy Hudgson dulu. Di tangan Kenny Daghlish banyak hasil-hasil yang membuat saya nyombong ke teman-teman besok harinya.

6. Lagi benci-bencinya sama si Fernando Torres. Semoga sampai akhir musim belum juga mencetak gol dan chelsea tidak mendapat gelar apapun.

7. Lagi kepikiran dunia pendidikan akhir-akhir ini. Menurut saya, pendidikan yang kita dapat dari masuk TK sampai saya kuliah sekarang, saya tidak menemukan satu pendidikanpun untuk membentuk pola pikir dan mental pelaku pendidikan(siswa ataupun mahasiswa). Jadi, saya sangat ingin mata pelajaran leadership dimasukkan kedalam kurikulum seperti saya dulu walaupun dulu pelaksanaannya tidak bagus menurut saya. Ekstrakurikuler juga dimasukkan kedalam kurikulum. Alasannya, karena dapat membentuk pola pikir dan mengasah mental tadi.

NB: semoga Liverpool finis ketempat kelima. Minimal bisa berlaga dikompetisi eropa walaupun kelas dua. Kalau tahun depan, di Primer League Chelsea dan Liverpool tanding, semoga si Caragher tega MEMATAHKAN KAKI FERNANDO TORRES. Soalnya Nani kan sudah dites.

Advertisements

4 thoughts on “Yang Tak Terungkapkan

  1. tujuan kuliah kita apa ya….

    btw, semoga WBA, West Ham, Tottenham, Fulham, Newcastle, atau Everton bisa matahin kakinya Torres duluan.
    dan Arsenal bisa juara musim ini. pasti gak rela kan perolehan gelar Liverpool kesalip MU…

  2. Semangat mad.!!!!!
    menurut pengalamanku yang belum mengenyam dunia perkuliahan (mung tamatan SMA), pemikiran orang kuliahan menurutku lebih luas daripada pikiranku.
    contohe pas muleh wingi ketemu botak,Gedhe n’ aji omongane wez tingkat tinggi, “arsitek” ketemu “tata kota”, mumet aku. seng di omongke gedung dan gedung isine…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: