BLANK…

saya: blogmu kpn mbok tulis neh crut?
su*i : Tunggu yo mad…Laptop lagi kuncup iki… Padahal wis pengen nulis meneh… Akeh ide ki

hmm. Senang rasanya ada teman SMA yang aktif ngeblog.  Alasannya, selain ada bahan bacaan pas ngenet, kami bisa saling sharing dan cerita tentang kehidupan masing-masing. Contohnya diatas, saya dan teman saya yg di Bandung lagi comment di status FB temen SMA saya yg baru aktif ngeblog. Dan, rasanya ingin sekali menggenapkan postingan bulan ini tapi seperti biasa, blogger abal-abal seperti saya punya penyakit akut yg sering kambuh,ngeblank atau g tahu harus nulis apa padahal tangan ini sudah gatal mau mencetin keyboard.

Rasanya iri jika mlihat orang lain punya banyak ide untuk dituliskan dan sekaligus bertanya-tanya, darimana mereka bisa dapat ide sebanyak itu??mungkin ke’kosong’an otak saya juga didukung dengan roda kehidupan kampus yang sedang membosankan. Setiap hari, saya habiskan kuliah, nyekre(maksudnya main-main ke sekre) dan menyelesaikan pekerjaan perpus yang numpuk. Sungguh-sungguah membosankan jika anda mengalami apa yang saya alami.

Saudara-saudara bisa bantu saya????-____________-

INDIE MUSIC: FRAU

Kita adalah sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
Seperti takkan pernah pulang (yang menghilang) kau membias di udara dan terhempaskan cahaya
Seperti takkan pernah pulang, ketuk langkahmu
menarilah di jauh permukaan

Pernah mendengarkan nama  panggung Frau? Atau ada yang sudah mendengarkan lagu-lagunya? kalau memang belum, saya memang tak heran karena Frau tidak bernaung di perusahaan rekaman besar melainkan bermusik secara independent. Dan, saya termasuk penyuka musik-musik indie karena menurut saya musik indie memberikan warna tehadap atmosfer musik nasional yang itu-itu saja dan selalu mengangkat satu tema membosankan, cinta. Dilain pihak, musik indie berani menyuguhkan sesuatu yang beda terutama melalui lirik-lirik indie yang aneh tetapi kreatif seperti lirik lagu Frau diatas.

Ok. Kembali ke Frau. Frau adalah Lani atau lebih lengakapnya Leilani Hermiasih. Gadis asal Jogja keturunan Jepang-Hawaii yang sedang menempuh pendidikan Antropologi di UGM. Frau sendiri diambil dari bahasa Jerman yang berarti ‘nyonya’.

Pertama mengenal lagU Frau ketika ada komen dari seorang blogger di blog saya. Iseng-iseng saya main ke blognya dan menemukan postingan tentang hujan. Dan, dipostingannya tersebut dia ngasih link download lagu frau berjudul ‘mesin penenun hujan’ dan efek rumah kaca. Iseng-iseng lagi download dan benar, ternyata lagunya benar-benar enak didengar. Dari situ saya mengunduh semua lagunya yang terdiri dari 6 judul lagu. Harmoni kord-kord piano elektriknya sungguh menakjubkan. Saya kagum.

Bagi yang ingin tahu lebih dan download lagunya bisa masuk ke sini. Selamat menikmati.

gambar diambil di sini

UNTITLE…

10 September 2010
Bertepatan dengan hari raya idul fitri, saya yang dikos sendiri memutuskan beres-beres dan bersih-bersih kamar. Daripada tidak ada yang dikerjakan, pikir saya.

Dari atas sampai bawah, lemari, meja, lantai, kasur, bantal, kardus-kardus saya beresakan dan membuang segala sesuatunya yang menurut saya sudah tidak layak pakai seperti kertas-kerats bekas laporan, kardus-kardus kecil dll.

Tapi, saya menemukan tumpukan kertas yang sudah lama tidak saya lihat. Masih rapi. Tidak berkurang satupun, masih tersimpan sangat rapi dan terbungkus sangat baik dengan plastik yang sering saya dapat ketika memotokopi materi kuliah.

to Mad Yandi
From: E**ong
…Mad, nek ketemu moga2 kamu udah beda dari yang sekarang. Udah g cupu ;agi,sekarang sih sudah mending daripada kelas 1 dan 2…tapi kurang berkembang. Komunikasi ma cewek donk mad biar dianggap friendly…friend forever mad

From: E***a Muti’ah
…nggak nyangka liad kamu yang sekarang. Dulu tuch, kamu pendiam bgt, pemalu bgt. Aku suka geli sendiri klo km lagi digodain trus mukamu merah smw.he…tapi lihatlah sekarang…Beda bgt!!!…
…Smoga, selepas SMA ini kamu bs jauh lebih percaya diri!!

From: P**i Eva R
…alhamdulilah udh 6 taun qta disini & 6 taun aq temenan ma u…cuma skrg u udh lumayan banyak berubah…bnr2 jgn lupain qta2…be better everyday yah

From: H*r*a aka April
mad, bener gak sih banyak2 makan semangka bisa bikin tinggi?he…kalo lwat tempat yang rendah jangan lupa ngrunduk ya mad biar gak kebentur.he..pesanq,jgn terlalu dingin ma wanita. gapai masa depanmu…

From: Ar**f Rosianto
dari luar sok2an pendiem tapi klo dah tau dalemnya…pokoknya dalemnya ancur banget deh. muka tak mencerminkan prilaku

Kira-kira begitu isinya. Tidak semua memang saya tuliskan karena kertas ini adalah kesan-kesan kami, anak SMA Semesta angkatan 2008 terhadap teman satu angkatan yang kebetulan berjumlah 75 anak(klo g salah). Itu sudah termasuk siswa dan siswi. Sedikit memang jika dibanding dengan SMA-SMA pada umumnya tapi hal ini pula, yang menurut saya yang mendekatkan kami satu sama lain. Saling peduli dan mengerti bahkan ketika kami sudah duduk dibangku kuliah.

Ingatan saya langsung melayang kekejadian 2 tahun lalu, ketika ada acara ulang tahun sekolah dimana saya memperlaihatkan sesuatu yang ‘bukan saya’. Nyanyi di depan adik-adik kelas dan mungkin mereka mau muntah-muntah ketika saya naik ke panggung. Astagaaaa. Kalau tidak teman baik saya yang maksa, saya tidak akan mau tuh.

Malu bercampur lucu jika ingat hal itu ketika saya sendirian dikos. Tapi tak apalah, paling tidak saya meninggalakan sesuatu di SMA saya walau hal gila sekalipun.

Kepada 6th Miracles, saya mau berterima kasih karena telah menganggap saya teman bahkan sampai sekarang sekaligus ingin minta maaf jika memang sering mengecewakan(mumpung lebaran). Saya yakin suatu saat setiap dari kita akan jadi ‘orang’ seperti orang-orang disekitar kita harapkan. Amien

MERINDUKAN LEBARAN TAHUN DEPAN

Beberapa hari lagi lebaran akan menyambut jutaan muslim di dunia termasuk di Indonesia. Dan, kegiatan rutin sebelum lebaran sudah ‘meledak’ di Indonesia. Mudik. Pulang kampung.

Kegiatan rutin ini membuat banyak kalangan sibuk. Dari wartawan yang sibuk dijalur mudik, pelabuhan, dan terminal untuk meliput kegiatan mudik tahunan ini. Pak polisi dan pihak yang bertanggung jawab atas keselamatan pemudik, membuka jalur pemberhentian di beberapa titik jalur mudik. Dan tidak ketinggalan, para pemudik itu sendiri. Dari membeli tiket, membawa oleh-oleh untuk sanak saudara di kampung halaman, dan merencanakan akan nyungkemi siapa saja dikapung nantinya.

Saya masih disini…
Ketika orang-orang menikmati enaknya mudik dan selalu terbayang-bayang keluarga di rumah, saya masih disini. Sepi. Sendiri.

Jauh hari sebelum lebaran menyapa, saya sudah memutuskan untuk tidak mudik tahun ini. Tentunya, keputusan adalah hasil dari banyak pertimbangan dan renungan. Salah satunya adalah waktu libur yang sedikit yang dimulai tanggal 9 sampai 13 september. 5 hari.

Ketika tahu libur cuma dalam hitungan hari, otak saya mulai memikirkan berapa banyak waktu yang akan saya habiskan bersama keluarga nantinya. Perjalanan mudik memakan waktu 21 jam. Itu sudah penjumlahan dari jika saya naik bus+kapal. Angaap saja sehari, pikir saya. Kalau ditambah dengan pulang kembali berarti saya sudah menghabiskan 2 hari hanya untuk perjalanan. Waktu efektif cm 3 hari. Saya coba menerawang, kalau cuma 3 hari apa saja yang bisa lakukan di rumah?? dengan mempertimbangkan banyaknya biaya yang akan keluar dan sedikitnya waktu bersama keluarga, dengan berat hati saya membuat keputuskan. Saya tidak pulang lebaran ini.
Pemberitaan saya tidak pulang saya sampaikan via sms dan dibalas telepon dari ibu. Dan layaknya seorang ibu, ibu saya bertanya tentang ini itu. Dari “nanti makannya bagaimana?”,”di kos ada temannya??” dll. Yah, kekhawatiran seorang ibu pada umumnyalah tapi tetap rasanya aneh, saya kan sudah tidak tinggal dengan keluarga sejak SMP dan mereka masih memperlakukan saya sebagai anak yang baru keluar rumah kemarin sore. Tak apalah, pikir saya.

Strategi ini itu
Dan, jauh-jauh hari juga saya sudah menyiapkan segala sesuatunya agar tidak merasa sendiri nantinya kalau di kos. Pertama, beli bekal makanan kecil, snack dll agar ada yang dimakan pas lebaran sekaligus membelajankn THR saya.hhe. Kedua, beli buku bacaan baru dan pilihan jatuh pada novel Negeri 5 Menara. Startegi ini sudah saya lakukan seminggu sebelum lebaran. Bodohnya, novelnya hampir saya selesaikan sebelum lebaran tiba keliatannya. Sudah 3/4 lebih. Tapi beruntungnya, saya dapat buku baru. Hasil pinjaman dari kakak tingkat. :D.

Saya harap saya masih merasakan lebaran tahun depan. Jika mereview apa saja yang telah sya lakukan selama ramadhan ini, saya benar-benar ingin berjumpa ramadhan dan memperbaiki amal perbuatan selama ramdahan edisi 1431 H. Dan pastinya, bisa mudik ke kalimantan tahun depan. 😀

Untuk para blogger yang mudik, saya ucapkan selamat mudik dan minta maaf jika selama menjadi blogger abal-abal ini sering menuliskan sesuatu yang sering menyakitkan hati. Seperti pertandingan sepakbola, saya harap kita sekarang sudah 0-0. Selamat mudik. 😀

gambar diambil disini

SENYUM BINTANG-BINTANG KERTAS

Judul terinspirasi dari novel Dewi ‘dee’ Lestari, Perahu Kertas. Bedanya, disini tak akan ada tokoh Keenan ataupun Kugy. Tak akan ada Noni ataupun Eko. Disini tidak akan Anda temui kisah cinta segitiga atau segi tak terhingga. Tidak akan ada cerita mengenai tulisan atau lukisan. Yang ada hanyalah karya konyol dan bodoh dua mahasiswa semester 5 yang dikepalanya masih teriming-iming uang yang harus diperjuangakan ketika deadline semakin dekat.

Bisa jadi, ini sekedar sedikit senyuman setelah seminngu mondar-mandir tidak jales di kampus. Sekedar untuk menjalankan ‘tugas’ yang ecek-ecek.

Sebenarnya ada satu snapshot lg tapi berhubung sangat abstrak jika ingin mengatakannya sebagai karya nyata, jadi tidak saya upload. Sekaligus,sebagai postingan awal bulan ini.

Blog at WordPress.com.