SEBUAH RENUNGAN

PARAH
Ok. Gini ceritanya. Suatu hari disemester 3. Pihak fakultas mengadakan tes psikotest bagi mahsiswa dan mahasiswi angkatan 2008. Lebih parah, pihak jurusan malah mewajibkan. Nah, hasil psikots tersebut keluar pada hari jum’at kemarin(9/4/2010). Saya yang merasa tidak begitu paham dengan soalnya tidak begitu kaget dengan hasilnya. IQ hanya 108. Jauh dari standar tinggi. Tapi yang membuat saya terkaget adalah kesimpulan yang ditulis dibagian bawah kertas hasil tes tersebut. Begini kesimpulannya

  • kurang minat dengan kerja keras
  • merasa terlalu bangga dengan kerja keras
  • tidak cukup percaya diri sebagai pemimpin
  • tidak memperolah kepuasan batin terhadap kepemimpinannya
  • tidak begitu aktif dalam kelompok. cenderung sebagai reserve
  • kurang peka terhadap kebutuhan kelompok
  • secara emosi cukup peka, dapat menjadi eksekutif efektif
  • mungkin terlalu mengandalkan emosi dan menerima sebagaimana adanya
  • lebih suka lingkungan yang tenang, menghindari konflik daripada menyelesaikannya

WHAT??Kalian lihat, semua yang ditulis pada bagian kesimpulan didominasi oleh hal-hal negatif. Saya hanya menyadari tentang diri saya sendiri pada poin terakhir. Sisanya saya tidak begitu menyadari bahwa saya selemah itu. Hasil ini membuat saya sadar tentang diri saya sebenarnya. Begitu lemah sebagai seorang manusia. saya memang harus banyak belajar terutama tentang diri saya sendiri. Mengenal diri sendiri ternyata susah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: